Pages

Kamis, 01 September 2011

PostHeaderIcon Pacaran ? Yes or No ??

Pernah suatu hari temanku bertanya, "kamu setuju gak dengan pacaran?" ... wah langsung semangat aku membalasnya, bukan karena ada maksud apa tapi karena topik ini adalah topik yang menarik bagiku. Langsung aja aku jawab kurang setuju. Ya, dalam pikiranku yang namanya pacaran itu identik dengan pegangan tangan, pelukan, bahkan kissed. jelas aja yang kayak begituan ku tolak mentah-mentah alias sangat tidak setuju. Tapi jika pacaran yang dimaksud adalah saling mengenal, menyatukan dua hati untuk tujuan yang sama yaitu menikah tanpa ada pegangan tangan, pelukan, apalagi kissed aku sangat setuju. Entah, apa yang semacam itu disebut pacaran juga ?? Kemudian ketika ku tanya gimana denganmu ? Dia kemudian menjawab kalau dia sih setuju saja asal serius dan bisa sampai menikah, boncengan motor boleh tapi hanya sebatas itu. Saat itu aku cuma bisa bilang OOHH... Tapi sebenarnya aku kurang setuju dengan kata-kata 'kalau boncengan sih gak papa', oh my Rabb, semoga pikiranku kali ini benar. Aku berpikir dengan boncengan dengan seseorang yang kita sukai itu bisa merangsang nafsu-nafsu lain yang ada dalam diri kita. Misal rasa happy yang berlebih, berbicara terlalu dekat, dan tidak menutup kemungkinan untuk melakukan hal-hal lain yang lebih dari itu seperti pegangan tangan atau pelukan. Nauzubillah....


Untuk mengenal apalagi menyatukan dua hati  sepertinya tidak perlu hal semacam itu deh. Apalagi yang tujuannya tak lain hanyalah menikah. Untuk menikah selain materi dan mental, hal lain yang dibutuhkan adalah kemantapan hati, keyakinan dengan pasangan kita, rasa cinta yang mau menerima segala kekurangan dan kelebihan, menyatukan prinsip dan visi misi hidup dalam membina rumah tangga. Pegangan tangan, pelukan, boncengan, apalagi kissed aku rasa itu tidak perlu dilakukan sebelum kata sah diucapkan saat ijab qobul. Hal-hal seperti itu bukanlah wujud cinta yang sebenarnya. Bukankah hal seperti itu akan lebih indah dilakukan ketika sudah resmi menikah, sudah sah menjadi suami istri ?? Tidakkah teman-teman bayangkan dan pikirkan, ketika malam pertama pernikahan kalian, kalian berada dalam ruangan dan hanya ada kalian berdua, orang yang sangat kamu cintai memegang tangan mu dan mehujani kamu dengan kata-kata cinta, memelukmu dengan penuh kasih sayang, bahkan menciummu dengan mesra untuk pertama kalinya sehingga membuat kalian gugup saat melakukannya, keringat dingin menetes disekitar tubuh kalian, bahkan wajah kalian berubah merah... ahh, bukannya itu lebih menyenangkan jauh teramat lebih indah dibandingkan jika kalian sudah melakukannya sebelum adanya pernikahan ?? Bukankah itu yang seharusnya dirasakan oleh pengantin baru ? Nah kalau sebelumnya sudah pernah melakukannya, semua itu akan terasa biasa bukan, nothing special, right ?? tidak akan berkesan ...

Mungkin akan terkesan naif jika kita bilang tidak ingin melakukan itu sebelum nikah, itulah liciknya setan. Setan akan membujuk kita untuk melakukan hal yang dia sukai hingga kita benar-benar jauh dari ajaran Nya. Untuk itu iman sangatlah penting. tidak hanya sholat 5 waktu saja untuk menjaga iman, puasa, sholat sunah, dan berdoa agar selalu dijaga iman kita , itu sangat penting. Berpikirlah kedepan, pilihlah masa depan yang baik, jangan mau dikuasai nafsu, mintalah kepada Nya agar dirimu selalu dijaga, Insyaallah doa mu akan dijabah... aamiin:)

Mungkin ada yang mengalami ketakutan jika terlalu menjaga hijab kita, nanti tak akan ada yang mau menerima segala kekurangan diri kita. Jujur, aku pun pernah mengalami perasaan seperti itu. Tapi, yakinlah Allah punya rencana indah disetiap pengorbanan kita. Ingatkah dengan surah An-Nur ayat 26, yang isinya kira-kira begini : wanita pezina akan mendapatkan laki-laki pezina, dan laki-laki pezina juga akan mendapatkan wanita pezina juga. sementara wanita sholehah akan mendapatkan lakilaki sholeh dan laki-laki sholeh akan mendapatkan wanita sholehah. Maha besar Allah dengan segala firmannya. Tentu Allah tak akan pernah mengingkari janji. Jika kita belum diberi oleh Nya mungkin memang belum saatnya, Dia masih menguji seberapa sabarkah kita untuk mendapat yang terbaik itu. Bukankah sesuatu yang baik itu sangat sulit untuk didapatkan ?? Untuk itu janganlah kita terus bertanya KENAPA kita tak kunjung mendapatkannya, tapi haruslah BAGAIMANA usaha kita untuk mendapatkannya. Tentu dengan selalu memperbaiki diri. Jangan takut Allah tidak akan memberinya, jika kalian tidak bertemu di dunia insyaallah  kalian akan bertemu di akhirat. Sesungguhnya Allah menciptakan kita berpasang-pasangan (maaf lupa surat apa, heheheh :P) 

So, dont cry , dont doubt, and never give up !! remember, Allah beside we ... :)

2 komentar:

Anonim mengatakan...

hmmm.... bolehh... bolehh hheheheh

Azahra Bustan mengatakan...

wah... namanya pacaran mah gak boleh,
klo suka , cocok, nikah aja.. itu lebih indah :)

Posting Komentar

Foto Saya
Azahra Bustan
Lihat profil lengkapku

Pengunjung

Blog Archive

Visitor

Flag Counter

Follow Me

Diberdayakan oleh Blogger.