Pages

Rabu, 30 Oktober 2013

PostHeaderIcon Filosofi dan Pelangi

Entah kenapa akhir-akhir ini aku selalu saja teringat nasihat ibu, ibu yang belum lama aku kenal. Sosok ibu yang mungkin jika kamu bertemu dan berkenalan membuatmu tidak ingin pergi jauh darinya. 

Hijab yang selalu menjadi nasihatnya, membuatku selalu berusaha untuk menjadi lebih baik meski aku sendiri menyadari banyak sekali kekurangan yang ada dalam diriku.


Doa-doa beliau akan kesuksesan anak-anaknya, membuatku semakin kuat untuk menjalani hari-hari ini yang entah kenapa semakin berat. Beban apa yang kutanggung, hanya kubagi dengannya dan dengan Nya. Ringan setelahnya meski terkadang perasaan itu terulang kembali.

Disaat seperti ini, teringat sebuah celetukan seorang teman, "filosofi paku dan papan." Tersentak ku seketika, ya... paku dan papan, filosofi lama yang pernah aku tulis. Hanya ada sebuah paku yang boleh tertancap pada sebidang papan, tentu kamu tahu apa maksudnya. :)

Tuhan, bukankah pelangi itu akan muncul setelah hujan turun bukan ?
Mungkinkah setelah ini aku akan melihat pelangi Mu ?
Atau mungkin masih Engkau simpan untuk hujan berikutnya, agar pelangi itu tidak hanya tujuh warna ?

Tuhan, kuatkan aku dalam hujan Mu
Lindungilah aku dalam dinginnya angin 
Hingga aku mampu bertahan hingga datangnya pelangi itu


Jogja,haningnya malam
disudut hati yang tertahan


0 komentar:

Posting Komentar

Foto Saya
Azahra Bustan
Lihat profil lengkapku

Pengunjung

Blog Archive

Visitor

Flag Counter

Follow Me

Diberdayakan oleh Blogger.