Rabu, 30 Oktober 2013
Cerita Yang Membuatku Tetap OPTIMIS
00.34.00 | Writer
Azahra Bustan |
Edit Entri
Termenung seketika...
Memori yang tiba-tiba saja muncul menemaniku dalam perjalanan pulang kala itu...
"Hei Wulan ! ingatkah apa saja yang sampai detik ini kamu capai ?"
"Sudah berapa nomor yang engkau coret ? Dan sudah berapa banyak keisengan akan mimpi mu yang lagi-lagi ikut tercoret ?"
Kembali hanyut dalam lamunan ....
Lombok..
Ibu...
Cinta...
Anak-anak...
Bandung...
Bolang...
Skripsi...
Begitu banyak mimpi yang telah Tuhan kabulkan, meskipun hanya mimpi sederhana...
"Bisakah aku pergi ke Lombok suatu hari nanti ? Ah, mungkin bisa ketika nanti sudah punya banyak uang." Allah berkata lain "Pergilah besok ketika KKN." Juli-Agustus 2013 mimpiku terkabul. Mengitari pulau Lombok meski tidak semua obyek wisata didatangi, cukuplah dengan sebuah keluarga kecil sebagai bonus akan keberanian bermimpi. :)
"Ya, Allah bisa gak ya suatu hari nanti bertemu dengan keluarga yang betul-betul mengispirasi karena keteguhan prinsip beragamanya ? Mungkinkah mereka mertuaku ?" Allah kemudian menjawab "Ku kenalkan kamu dengan keluarga itu, ambillah ilmu sebanyak-banyaknya dari mereka dan tetaplah istiqomah untuk mengabdi pada Ku." Keluarga Lombok ternyata jawabnya, sumber kekuatan baru yang kini menjadi amunisi terhebatku. :')
"Pertama dan terakhir saja ya Allah...tuntun aku dalam keridho'anMu. Menjadikan diri spesial dimatanya dan keberuntungan untuknya." Pelajaran terhebat dari Allah "Sabar kuncinya, akan ku berikan kau sedikit ujian untuk membuktikan apa kau pantas mendapatkannya." Pelajaran berharga nan indah, kedamaian, ketegasan, dan intinya adalah bersabar.
"Ya, Allah bolekah aku mengajar mereka, anak-anak jalanan ? atau setidaknya aku berguna bagi mereka yang membutuhkan kasih sayang dan pendidikan." Allah pun tersenyum... "Cobalah ini dulu, didik mereka dengan agama dan motivasimu. Jika lulus, mereka akan menjadi tanggung jawabmu selanjutnya." :)
"Ibu sudah pernah pergi, aku bisa gak ya ?" Ternyata Allah sangat mengerti, "Pergilah, ini pelajaran untukmu. Kesempatan tidak akan datang kembali, manfaatkanlah." Akhirnya aku pergi ke Bandung berdua, tanpa orang tua dan hanya berbekal sebuah tekat.
Perjalan mudik yang menyenangkan, "Akankah aku tahu daerah itu ya Allah, ingin rasanya mengitarinya." Ini Aku berikan jawabnya, "Pergilah bersama sahabatmu, rekatkanlah tali persahabatan kalian sekaligus wujudkan keinganmu." Aku dan sahabatku akhirnya merasakan perjalanan yang menyenangkan, kelak kami akan mengulanginya kembali :)
"Guru ? Mungkinkah aku menjadi seorang guru ? Yah, setidaknya tulisan akhirku di kampus ini bisa bermanfaat untuk pendidikan." Dan ternyata Allah kembali mengabulkannya, "Ini Aku beri kamu inspirasi tentang Sekolah Alam, wujudkan mimpi terpendammu dan maksimalkan kemampuanmu." Aku pun tersenyum lebar... terimakasih pada semua inspirator, terutama inspirator terhebat Allah SWT.
Jika mimpi yang seperti itu saja bisa terwujud, pasti mimpi yang lain juga akan segera mengikuti. Hanya butuh waktu dan proses. OPTIMIS, Allah akan mengabulkan doa orang-orang yang yakin... :)
UPI...
Guru...
IM...
2017...
Mekkah...
Jerman...
Pengayom, penguat, pemilik tulang rusuk...
Sekolah...
Ibu (Lombok)...
Suatu hari...ya, suatu hari...pasti Allah mengabulkan..
Jogja, sudut istimewa
setelah hujan turun
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar