Minggu, 16 Juni 2013
#Bukan Galau Tapi ...
19.21.00 | Writer
Azahra Bustan |
Edit Entri
Sebentar lagi sahabatku akan menikah ... Lalu aku kapan ?
Empat tahun yang lalu, mimpi kami akan masa depan. Perbincangan hangat
anak-anak muda yang sedang beranjak dewasa, mencari jati diri dan sebuah
pengakuan. Pertanyaan ini telah ada jauh sebelum aku merasakan gelora dahsyat
akan fitrah Allah yang begitu nyata.
"Kapan mau married ?"
Jawaban yang bervariasi dengan alasan yang tidak terduga lagi. Menikah
"muda" atau setelah semuanya "mapan" adalah pilihan. Begitu
pula denganku, banyak pertimbangan untuk bisa berkata "Yes!." Orang
tua, kesiapan diri, bahkan agama. Semuanya menjadi pertimbangan wajar.
Ketika banyak orang yang bertanya, "kapan mbak nyusul ?"
"kapan gantian putrinya buk/pak ?" pertanyaan yang membuat diri
harus berbesar hati. Sepertinya belum waktunya.
Orang tua yang sulit melepaskan jika aku belum lulus dan bekerja,
terlebih calonku jika belum menjadi apa-apa. Menjadi alasan kuat kenapa aku
harus lebih bersabar. Diri yang masih jauh dari kata siap, meski hati mendesak
untuk segera. Dan agama, "lebih baik disegerakan daripada muncul
fitnah."
Perlahan menata, mana nafsu mana kesanggupan. Jangan terburu-buru,
memilih calon bukanlah seperti memilih pakaian yang ketika tidak cocok bisa
dibuang dan dicari penggantinya. Tidak semudah itu. Mempertimbangkan baik buruk. "Benih
baik akan menghasilkan buah yang baik." bukankah itu kata orang bijak ?
21 tahun, masih ada 4 tahun untuk mencapai mimpi itu. Fokus pada yang
sekarang, mensegerakan kewajiban agar hak segera terlaksana. Calonku yang entah
siapa dan dimana, menantimu adalah keharusan. Berjuanglah, kelak kita akan
dipertemukan dengan kisah yang indah. Entah sekarang kita telah bertemu atau
bahkan belum pernah bertemu, tetapi semoga suatu hari nanti kita dipersatukan
dengan ridho umat-umat Nya dan tentu diriNya.
-kuatkan iman mu agar iman ku juga terkuatkan-
:)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar