Rabu, 26 September 2012
Belajar Mendidik
22.23.00 | Writer
Azahra Bustan |
Edit Entri
Buka-buka fanspage di FB gak sengaja nemu beginian. Ya, lumayan buat tambahan pengetahuan. Walaupun belum bisa dipraktekin, tapi gak ada salahnya kan tau ... :P
Ternyata Rasulullah juga mngajarkan cara mendidik anak yang benar. Kapan harus lembut, kapan harus keras, semuanya ada aturannya.. Cek deh, jangan sampai salah didik ^^
ANAK-ANAK KITA BAKAL AHLI SYURGA
PERTAMA:
Umur 1-7 tahun.
Pada masa ini, Rasulullah SAW menyuruh kita untuk memanjakan, mengasihi
dan menyayangi anak dengan kasih sayang yang tidak berbatas.
Biarkan anak-anak bermandikan kasih sayang pada tahap ini.
KEDUA
Umur 7-14 tahun.
Pada masa ini Rasulullah SAW menyuruh kita untuk mulai menanamkan
DISIPLIN kepada anak-anak dengan mengajar dan menyuruh mereka untuk
mengerjakan sholat.
Bahkan apabila umurnya sudah sepuluh tahun, seorang ayah boleh memukul anaknya jika enggan mengerjakan sholat.
Rasulullah SAW bersabda.
“Perintahkanlah anak-anak kamu untuk sembahyang pada usia tujuh tahun;
dan pukullah mereka karena meninggalkannya pada usia sepuluh tahun; dan pisahkanlah di antara mereka(anak-anak kamu) didalam
tempat tidur.”
– Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim -
Berdasarkan pakar-pakar jiwa anak, sememangnya pada umur 7-14 tahun ini masa terbaik untuk menanamkan disiplin dan pembentukan sahsiah seorang anak. Pada fase inilah seorang ayah akan menjadikan anak itu
seorang muslim atau Yahudi, Nasrani dan Majusi seperti yang dikatakan oleh Rasulullah SAW dalam hadisnya bahwa setiap anak yang
lahir dalam keadaan suci. Maka, ayah dan ibulah yang akan
mencorakkannya.
KETIGA
Umur 14-21 tahun.
Pada masa ini orang tua sudah MENUKAR penanaman disiplin dengan cara yang agak KERAS kepada yang RASIONAL. Orang tua sudah semestinya mendidik anak dengan cara menjadikannya
sahabat dalam berdiskusi, mengajaknya ikut dalam membincangkan masalah
keluarga dan diberikan satu-satu tanggungjawab dalam hal-hal tertentu di rumah. Hal ini penting agar anak berasa dirinya punyai tanggungjawab mengambil berat hal-hal dalam keluarga.
KEEMPAT
Umur lebih 21 tahun.
Pada masa ini, orang tua sudah boleh melepaskan anaknya untuk belajar
menempuh hidup akan tetapi tetap melihat perkembangannya dan memberikan
nasihat serta peringatan-peringatan apabila anak tersalah atau terlupa.
Dalam kehidupan kita sebagai orang Islam, kadang-kadang pendidikan yang diajar oleh Rasulullah SAW itu tidak benar-benar diamalkan, bahkan ramai yang tidak mengamalkannya sama sekali.
Ada orang tua yang terlalu memanjakan anak sehingga umur 14 tahun dan baru mula mengajar dan menyuruhnya sholat pada usia mereka
15 tahun sehingga mereka bukan saja enggan melakukannya malah marah
kepada ibu bapaknya. Jika kewajiban yg tertinggi (yaitu sholat) yang telah diperintahkan ALLAH
SWT Yang Maha Agung diabaikan apalagi dengan perintah dan suruhan orang lain termasuk ibu bapaknya.
Kesimpulannya,
masalah disiplin remaja dan pelajar muslim berkemungkinan terjadi karena rapuhnya pendidikan
iman dan cara didikan yang salah. Sebagian ibu bapak menafikan hal ini karena mereka tidak sedar
kekerasan dan cara pendidikan yang mereka terapkan kepada anak-anak
adalah secara membuta tuli tanpa melihat perkembangan umur anak-anak
sehingga anak terasa dizalimi dan seterusnya membesar dengan perasaan
marah dan dendam kepada ibu bapak.
Masih BELUM TERLAMBAT…
ajarilah dan ajaklah anak-anak anda untuk SHOLAT….karena mereka(anak-anak kita) kunci bagi segala-galanya permasalah didunia ini…
Sabda Rasulullah SAW :
“Sholat itu tiang agama, barangsiapa yang mengerjakannya maka ia menegakkan agamanya dan barangsiapa yang meninggalkannya ia meruntuhkan agamanya.”
– Hadits riwayat Al-Bukhari dan Muslim -
Dari Abdullah r.a., sabda Rasulullah SAW yang bermaksud, “Ditegakkan Islam atas lima perkara: pengakuan syahadah yaitu tiada Tuhan yang disembah dengan sebenarnya melainkan ALLAH,
pengakuan bahwa Nabi Muhammad itu Rasulullah, mendirikan sholat,
mengeluarkan zakat, menunaikan fardhu haji dan berpuasa di bulan
Ramadhan.”
– Hadits Riwayat Muslim -
sumber : http://www.facebook.com/ini.RumahkuSurgaku/posts/412924962107725
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar