Rabu, 18 Juli 2012
Di Sudut Penantian
21.02.00 | Writer
Azahra Bustan |
Edit Entri
Disudut penantian, aku menunggu..
Pangeran berkuda putih..
haha, kenapa harus berkuda putih ?
Tidak, pangeranku bukan berkuda putih..
Kuda putih terlalu mewah untuk ku,
aku tak pantas.
Kau tau mimpiku ?
aah, rasanya tidak..
kita tak pernah berbicara tentang mimpi..
kita hanya saling merasa.
Salahkah jika semua itu ku tulis ditempat ini ?
Agar kau mengerti.
Heemt, jangan.. itu terlalu murah buatku.
Aku ingin kau menebak
apa yang ku mau..
Sanggup ??
Aku ingin kau memahami maksudku.
Mampu ??
Disudut penantian, aku termenung.
Cerita ini sungguh dinanti orang.
Aku tau itu..
Lalu kenapa aku tak bersyukur ?
Salah ! aku bersyukur.
Lalu kenapa bersedih ?
Entahlah,
Aku benci ketidakpastian.
Aku tak ingin Fuzzi
Aku menginginkan batas yang jelas
Disudut penantian, aku tersenyum
Terimakasih atas semua rasa
Kertasku kini lebih berwarna
Tak lagi sekedar hitam dan putih
Tapi maaf,
Inilah aku..
Disudut penantianku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar