Sabtu, 23 November 2013
Dari Pasir Putih Sampai Pasir Hitam
22.08.00 | Writer
Azahra Bustan |
Edit Entri
Mimpi sederhana, setelah 21 tahun dan setelah berpikir menunggu mahram dulu baru bisa terwujud, ternyata dengan muhrim pun mimpi ini telah terwujud :D
Hanya butuh keberanian, menghilangkan pikiran negatif. Dan ternyata ketika semua dijalani tidak sesulit yang pernah dipikirkan. Ya, pikiran negatif hanya membuat terpuruk dan hanya membuat kita diam pada satu titik....
Inilah perjalanan sederhana, melawan rasa takut mengendarai motor dimedan yang berliku ...
"aah, tidak seseram yang dibayangkan, dan ternyata aku mampu :)"
"aah, tidak seseram yang dibayangkan, dan ternyata aku mampu :)"
Pantai Gunungkidul, akhirnya aku menikmati keindahanmu. Kecantikanmu tidak kalah dengan Pantai-Pantai di Lombok... Jogjaku, kau membuatku semakin cinta :*
| bagian barat |
| bagian timur |
| bagian utama |
| lebih privasi |
| mirip suasana Pantai Labuhan Haji Lombok |
| This is my friend, ngebolang seruuuuu !!! |
| cuma numpang foto |
| akhir dari perjalanan setelah menyusuri jalan lintas selatan |
| sebuah catatan |
Apa yang harus ditakutkan ?
Mimpi tanpa keberanian nilainya NOL, itu artinya mimpi akan tetap menjadi bunga tidur...
Mimpi...
Mimpiku hanya sederhana,
hanya ingin tahu Jogja sampai pelosok, hanya ingin keliling Indonesia dengan orang-orang yang saling mencintai, hanya ingin pergi ke Mekkah, hanya ingin menikmati teknologi transportasinya Jerman di Jerman, hanya ingin menjadi 'pendidik dan pengajar' anak-anak, hanya ingin menjadi Ibu rumah tangga yang berpenghasilan, hanya ingin mendapatkan pasangan yang bisa saling mengerti dan menyemangati, dan hanya ingin hidup bahagia.... Just simple...
Masih di bulan November,
dan secangkir air putih
Label:
Cerita ku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar