Pages

Senin, 01 Juli 2013

PostHeaderIcon Prolog Mimpi

Ayahku tahu, ayahku merasa. Ibuku tersenyum sambil menjaga.


Malam sebelum aku melanjutkan perjalanan untuk mewujudkan mimpi-mimpiku, terukir banyak cerita. Sedih, pilu, bahagia, dan tangis haru. Sebuah perasaan yang mengganjal terselesaikan sudah. Malam perpisahan. EH, bukan lebih tepatnya malam ijin pergi sebentar, hanya beberapa minggu saja tidak berjumpa. Berbicara perlahan, janji tersirat. 

Bapak, Ibu ... terimakasih, telah mengijinkan malam itu berakhir bahagia :')

2 komentar:

Unknown mengatakan...

menuju lorong-lorong mimpi berikutnya, menelusuri gua-gua harapan, mengarungi sungai-sungai tantangan...menuju samudera lautan jutaan mimpi... :)

Azahra Bustan mengatakan...

semangat bermimpi dan mewujudkannya :D

Posting Komentar

Foto Saya
Azahra Bustan
Lihat profil lengkapku

Pengunjung

Blog Archive

Visitor

Flag Counter

Follow Me

Diberdayakan oleh Blogger.