Minggu, 19 Mei 2013
Ich Liebe Dich , So Much :*
00.18.00 | Writer
Azahra Bustan |
Edit Entri
Bapakku ganteng :D
hehehe ... memuji bapak sendiri di blog sendiri :P , tak apa ya teman-teman....
Perjalanan bapak yang pernah beliau ceritakan membuat aku, anaknya semakin bersyukur dan bangga memiliki bapak seperti beliau. Bersyukur karena tidak merasakan susahnya hidup dimasa kecil, bersyukur karena selalu mendapat perhatian lebih meskipun tersembunyi, bersyukur karena ada aku disetiap doa-doa sesudah sholatnya :')
Bapakku yang dari kecil tidak bisa sekolah sebebas aku, bapakku yang dari kecil harus kerja di sawah dulu baru boleh sekolah, bapakku yang harus mengayuh sepeda berpuluh-puluh kilometer dari sawah ke sekolah. AKU BANGGA !! Meski nilai tidak sebaik temannya, meski (dulu) tak semenarik kawannya, tapi aku BANGGA punya bapak beliau.
Aku kurang tahu dulu apakah bapakku aktif atau tidak diorganisasi masyarakat, tetapi aku tahu kini bapakku jadi orang hebat terutama dimataku. Aku tahu perjuangan beliau ada dikampung ini. Berjuang memperbaiki kampung ini, dari yang bukan siapa-siapa hingga kini sebuah amanat mampir ke beliau, 2 periode yang melelahkan dan menyenangkan.
Aku tahu ketika bapak harus rela nglembur membuat proposal agar dana dari pemerintah turun, bukan untuk dirinya, tetapi untuk warga. Aku tahu bapakku sangat lelah, urusan kantor yang begitu banyak ditambah urusan kampung yang begitu rumit. Tetapi beliau tetap menjaga amanahnya, melaksanakan tanggung jawabnya.
Dikantor, bapakku bukanlah seorang pejabat yang disegani banyak orang. Bapakku hanya seorang staf yang masuk dengan ijasah SMP meskipun ijasah SMA (STM)nya ada. Tetapi yang aku salut dengan beliau, beliau disegani oleh teman-temannya bahkan atasannya. Aku pun bertanya "kok bisa??"
Itulah kerja keras, tanggung jawab dan pengabdian. Meski ijasah SMP yang digunakan dan meski bapak tidak pernah mengenyam bangku perkuliahan, tetapi beliau selalu mau belajar, TOTAL. Yang aku herankan lagi, kenapa pejabat dinas pemerintahan kenal akrab dengan bapakku. Aku bertanya, "sebenarnya siapakah bapakku ?" Mereka banyak mengira bapak adalah kepala direksi atau kepala dinas pemerintahan, namun sayang bapakku hanya staf yang jabatannya lebih rendah dibanding ibuku.
Siapapun beliau, Aku BANGGA, aku BANGGA.... Aku BANGGA Beliau Bapakku.
Melihat malam ini bapakku mengenakan seragam organisasi kampung dan berdiri dikerumunan anggota organisasi FKPM rejowinangun, aku semakin bangga. Bapakku keren. Tidak lelah, meski seharian kerja bakti mengurus acara itu. Bapakku yang sudah sepuh, setengah abad telah beliau lewati namun semangatnya melebihi anaknya yang masih "mbuh..mbuhan" ini.
Aku ingin seperti beliau, yang tidak pamrih untuk memberi bantuan, tidak pilih kasih untuk membantu orang, dan mengorbankan dirinya untuk oranglain....
Engkau ispiratorku Pak. Semoga Aku mendapatkan sosok pendamping sepertimu, cinta Allah, cinta keluarga, cinta masyarakat. Mengayomi ..... :')
Label:
Cerita ku,
Inspirator
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar