Pages

Minggu, 10 Maret 2013

PostHeaderIcon Tidak Ada Mimpi Yang Tidak Mungkin


Ada yang bertanya padaku, "Wulan, kenapa kamu berani bermimpi ? Padahal bisa jadi mimpi-mimpimu sulit untuk terwujud atau bahkan tidak terwujud."

Aku hanya tersenyum, dalam hati pun sebenarnya aku merasa mendapat 'remehan' dari seseorang. Tetapi aku berterima kasih karena dengan begitu ada semangat untuk membuktikan bahwa mimpiku PASTI terwujud. :)

Mimpi...
Tidak ada yang salah dengan mimpi. Justru dengan mimpi semangat itu ada. 

ketika pertanyaan itu datang lagi, "gak takut gagal ?"

Lagi-lagi aku tersenyum. Bohong jika aku berkata "tidak", gadis sepertiku sungguh tidak mungkin jika tidak dihinggapi perasaan takut. Miss Perfectionist, miss planner, ketakutan adalah teman yang selalu menghantui.

Tetapi aku berpikir, jika aku selalu berada dalam ketakutan aku akan tetap begini. Nothing. Hingga suatu hari Allah memberiku sebuah penguat mimpi, dimana aku tidak akan pernah takut untuk bermimpi.

Dari kecil aku adalah gadis pemimpi. Mimpi-mimpi yang hanya aku pendam sendiri. Mimpi yang menurutku sederhana. Allah memang tidak pernah tidur. Allah tau semua pintaku, dan Allah akan mengabulkan semua mimpiku.

"Kenapa aku terlalu yakin? Kan gak semua mimpi bisa terwujud."

Ya, mungkin ada orang yang bertanya seperti itu.

Tetapi menurutku, mimpi punya jalannya sendiri karena Allah tidak pernah mengecewakan hamba Nya. Aku yakin... sangat yakin. Ingat konsep kun fayakun ? Aku sangat percaya itu. :)

Akan aku ceritakan mimpiku yang telah Allah kabulkan. Mimpi kecilku yang hampir aku lupakan. -menyerah dan menghapus mimpi-

Masih ingat tulisanku "Dream and Future" ? kalau belum baca, buka aja ini >> http://catataneureka.blogspot.com/2013/01/dream-and-future.html 

-kalam-
Aku sebenarnya ingin menjadi guru tetapi aku masuk dalam dunia yang tidak mungkin membawaku ke dunia keguruan. Aku ingin mengajar anak-anak disekolah non formal, bukan seperti sekolah pada umumnya tetapi sekolah yang lebih fleksibel dan santai. Awalnya aku sudah melupakan mimpi ini karena tidak mungkin untukku bisa terjun didunia seperti ini, tidak ada peluang (pikirku dulu). Tetapi ternyata Allah tidak melupakan mimpiku ini teman-teman, Allah hanya menundanya dan mewujudkan diwaktu yang tepat. 

Kini mimpiku itu terwujud. Aku mengajar anak-anak disebuah desa di Kalasan. Sekolah non formal berbasis alam. Tidak hanya mengajarkan ilmu alam dan sosial, tetapi akhlak, akidah, dan semangat. Itu lebih dari mimpi yang aku harapkan. Allah mewujudkannya melalui temanku. Danke :)

Tidak hanya itu, mimpi sederhana untuk tahu wilayah Kalasan ikut terwujud seiring mimpi kecilku terwujud. Mimpi yang hanya jadi ucapan batin itu berubah menjadi nyata. Mimpiku nyata lagi. :)

Semua ini cukup membuatku membuang rasa takut akan kegagalan. Gagal itu wajar, yang tidak wajar adalah ketika kita menyerah karena ketakutan. 

Biarlah, jika ada mimpiku ada yang tidak terkabul, Allah akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih indah. Aku sangat yakin. :)

Kenapa harus takut bermimpi, jika tangan Nya akan selalu mengulurkan keajaiban ? Bukankah ketika Dia berkata "KUN" maka "FAYAKUN" ???

-mimpiku akan terus ada, meskipun sederhana, yang terpenting : aku tidak akan takut bermimpi-

0 komentar:

Posting Komentar

Foto Saya
Azahra Bustan
Lihat profil lengkapku

Pengunjung

Blog Archive

Visitor

Flag Counter

Follow Me

Diberdayakan oleh Blogger.