Jumat, 29 Maret 2013
Cukup Sekian dan Terima Kasih
00.22.00 | Writer
Azahra Bustan |
Edit Entri
Mendengar cerita dari banyak teman dan sahabat, membuat semakin lebih berhati-hati dalam memilih pasangan. Putus nyambung... eh akhirnya putus. Pacaran, putus, pacaran putus... sebenarnya dalam hati gregetan. Yang udah nikah, eh berantem terus, jadi takut.
Mungkin karena berada dilingkungan yang seperti itu, jadi muncul rasa ketakutan untuk membina suatu hubungan. Sebenarnya jadi lebih selektif. Mahal sedikit boleh dong ya..masalah hidup dunia akhirat nih, gak boleh dong sembarangan orang.
Sekarang jadinya masa bodoh dengan yang begituan, berteman dan bersahabat itu jauh lebih nyaman, dari pada harus "sok" komitmen yang sebenarnya itu hanya talk more.
Seorang teman pernah berkata, "laki-laki dan perempuan itu punya nafsu dan pemikiran yang berbeda. Bisa jadi kita berpikir A mereka menangkap Z." Ya..ya..ya...sangat paham dengan perkataan itu, terlebih lagi itu dituturkan oleh orang yang sudah berpengalaman.
Belajar dari cerita teman, semakin yakin untuk menutup pintu hati dan ketika itu terjadi akan ada perbedaan menonjol yang tampak. Hanya yang hebat yang mampu menaklukan. Tantangan seorang teman harus bisa dijawab dan dibuktikan. "Kami tidak ada apa-apa !!" Lassen Gerüchte, Gerüchte sein. Ditegaskan sekali lagi, Kami tidak ada apa-apa !! saya tidak mau melihat kebelakang, saya punya banyak mimpi yang sudah mengantri untuk saya wujudkan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar