Pages

Minggu, 10 Februari 2013

PostHeaderIcon Beberapa Tahun Yang Lalu (SMP Part1)

Masa-masa yang paling berkesan... masa SMP. Kenapa? Karena masa ini adalah masa-masa dimana aku mendapatkan banyak pengalaman, cerita, dan tentunya sahabat yang alhamdulillah masih bertahan sampai sekarang...

foto jaman bahulaaaa....


Pengumuman itu...
Ada satu hal yang tidak akan terlupakan. Seseorang yang selalu ada didetik-detik fase pertamaku. Doa dan feelingnya secara tidak langsung berhasil mengantarkanku sehingga aku berada ditempat-tempat yang tidak pernah terduga. Ia adalah simbahku, ayah dari bapakku.

Masih jelas teringat ketika pengumuman masuk SMP kala itu. Aku dan bapakku yang sama-sama dag dig dug menunggu hasil ujian masuk SMP. Ya, saat jamanku masih pakai sistem tes tertulis belum pakai NEM. 

flashback sebentar...
Dulu saat sekolah kalau udah angkatan tua alias mau lulus pasti sibuk mempersiapkan diri untuk tes masuk sekolah dengan level yang lebih tinggi. Inget dong ya dengan namanya TRYOUT. Semua bimbel yang ngadain TRYOUT pasti laris deh. Gak hanya bimbel, saat itu (kelas 6 SD) sekolah-sekolah favorit juga berlomba-lomba ikut ngadain TRYOUT dengan berbagai fasilitas dan 'bonus' untuk menarik minat siswa ikut TRYOUT. Aku pun dulu rajin banget ikut-ikut yang begituan, walaupun hasilnya bisa dikatakan gak 'wow' banget.. hehe, rangking ratusan boooo..... :P


Nah, saat itu aku dan banyak teman SD ku ikut Tryout di SMP N 9 Yogyakarta. Hasilnya menunjukkan saya dapet peringkat 900an dari sekitar seribu berapa ratus peserta gitu sodara-sodara... (ngenes :3 ). Dan biasa kan ya anak-anak pasti tanya sama temen-temennya pada dapet rangking berapa. Dan saat itu kami sedang berada dirumah salah seorang temanku, sebut saja Cantik. Disitu ada Ibunya yang ikut ngobrol dengan kami. Biasa kan ya ibu-ibu, pasti tanya mau lanjut kemana. Nah, pas giliranku menjawab, aku jawab deh "mau lanjut di SMP 9 Bu,"....

"Kemarin Tryout dapat rangking berapa ?"
"900an bu, hehehe"
"Wah kalau tryout aja rangking segitu gak mungkin bisa keterima tuh, masih bagus rangkingnya Cantik."

Jleb...jleb...jleb... sodara-sodara... :'(

Singkat cerita, ujian dimulai dan pengumuman sudah tiba saatnya. Jreng...jreng...jreng... pada akhirnya saya diterima di SMP 9, sementara Cantik tidak. Bukan bermaksud apa-apa sih, cuma dari sini aku mendapatkan pelajaran... "nasib orang tidak ada yang tahu, dan jangan pernah sekalipun meremehkan orang yang sedang berada 'dibawah', karena belum tentu low nasibnya dibawah terus, iya kan ?? semua punya kesempatan yang sama untuk mendapatkan kebahagiaan :)" dan satu hal yang aku percaya orang yang diremehkan, hidupnya akan lebih baik daripada orang yang meremehkan, I believe it !

Kembali kecerita simbahku... :D
-Penuh sesak- itulah suasana saat pengumuman itu. Bayangkan aja, luas lapangan SMP 9 bisa dibilang tidak terlalu luas, dipenuhi dengan ratusan orang yang sama-sama antusias melihat papan pengumuman yang tidak terlalu besar. Aku dan bapak ikut berdesak-desakan demi menemukan namaku di papan nama siswa yang diterima. Lihat satu per satu... namaku gak ada :O. Saking sesaknya, beralihlah kami ke papan nama yang tidak diterima (masih terlihat lengang sih, tapi ketika mau lihat, busyeeeet langsung penuh sesak juga boooo, hadeuh -_______-). Cari-cari namaku diantara tulisan yang mungil itu, -capek- tapi tetep gak nemu juga itu nama. hadeuh... akhirnya kami kembali melihat papan nama siswa yang diterima. Baris demi baris aku lihat. Wah itu aku lihat nama-nama teman SD ku diterima, satu...dua...tiga...empat...dan tiba tiba bapak bilang, "itu dik namamu ada" sumringah sekali wajah bapak. Dan ketika kulihat, yup aku lihat namaku ada diurutan kedua dari bawah, hehehe... (yang penting keterima dulu walaupun rangking akhir, hehe).

Setelah mengikuti alur daftar ulang de el el...akhirnya kami pulang. Sampai rumah kami dikejutkan dengan hilangnya simbah.. :O. Ya, saat itu simbah memang sedang ada dirumah. Tanya tetangga katanya simbah tadi jalan-jalan (kebiasaan simbah kalau dirumahku pasti keliling dan jalan-jalan sendiri, ngobrol dengan tetangga). Ow ya udah, mungkin gak jauh jalan-jalannya. Dan benar, gak lama kemudian simbah datang dan langsung bilang "ditompo to nduk..." (diterima kan nduk...).

Loh kok simbah tahu ? aku dan bapak penasaran karena kami belum bilang apa pun ke simbah. Ternyata sodara-sodara, simbah tadi jalan ke SMP yang memang jaraknya gak terlalu jauh dari rumah. Ikut ngantri lihat pengumuman. terharu deh... (kata bapak sama ibu, cucu yang lain gak segininya low dapet perhatian simbah) .... -jadi kangen almarhum simbah :'( -

Awal sekolah...
Sama seperti pengalaman siswa yang lain, awal sekolah pasti diawali dengan perkenalan. Berbeda dengan SD yang masih ditungguin, kali ini sudah berani sendiri...hehehe... Ow ya, saat itu aku berkenalan dengan seorang teman yang ternyata teman SD tetanggaku. Aku dah berpikir nih, males buat kenalan sama dia, takut sifatnya kayak tetanggaku yang sering 'nakalin' aku (perasaan kok aku slalu dinakalin orang deh ya -___-). Ya, gitu deh, jadinya cuek, padahal itu temen satu kelas. Dan ternyata sodara-sodara sekarang aku dan dia malah sahabatan udah kayak sodara aja. Dia adalah Shella Marcelina. (makanya jangan judge orang sembarangan , hehe :P). wow, yang gak kalah mengejutkannya ternyata waktu itu Shella juga memikirkan hal yang sama , hahaha.... (impas sudah :P).

Masa-masa sekolah...
Masa-masa ini begitu berwarna. Lebih banyak cerita yang sampai sekarangpun jika diceritakan gak cukup sehari untuk mengulasnya. Mulai dari geje bareng, ngerjain temen, nyontek bareng, petak umpet saat razia, lomba masak, minggu bersih, pramuka, ngakalin olah raga, main-main di lab bahasa, nggosip, cerita dikantin, ngecengin cowok, les privat, dikejar anjing bareng-bareng dan yang gak kalah seru adalah sok ngartis gara-gara mau ujian seni musik, hehehe... semuanya kalau di flasback bikin ketawa ngakak...


-bersambung-

0 komentar:

Posting Komentar

Foto Saya
Azahra Bustan
Lihat profil lengkapku

Pengunjung

Blog Archive

Visitor

Flag Counter

Follow Me

Diberdayakan oleh Blogger.