Pages

Sabtu, 19 Januari 2013

PostHeaderIcon Ternyata Ini Jawabannya

Akhirnya aku tahu kenapa aku berada ditempat ini. Tempat yang sama sekali tidak pernah berharap memasukinya. 

Tempat ini, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada. Universitas favorit di kota Jogja dan Negara Indonesia. Tempat dimana orang berlomba-lomba masuk demi mencari ilmu dan 'popularitas'. 

Dulu, dua setengah tahun yang lalu, aku resmi bergabung ditempat ini dengan penuh tanda tanya. Bagaimana tidak bertanya, saat ujian yang bisa dikerjain cuma sedikit lainnya pake jurus pengawuran, setelah itu cuma dibumbui ayat kursi disetiap lingkaran jawabannya. Just it. 

Aku kira ini murni karena keberuntungan semata dan mungkin Allah punya rencana indah disini. Tetapi itu tidak sepenuhnya salah. Aku baru tahu kemarin.... ya kemarin saat aku dan ibu bercerita tentang mimpi dan pengalaman beliau. Cerita ibu yang sedikit mirip dengan ceritaku kini.

Aku tersentuh ketika ibu bilang bahwa menyekolahkan anaknya di UGM adalah keinginan terpendam kedua orang tuaku. Doa disetiap akhir sholat menjadi sejata ampuh masuknya aku ditempat ini. Dan aku semakin tersentuh ketika aku tahu ini tidak hanya mimpi kedua orang tuaku saja tapi doa almarhum simbah-simbahku. 

Ya kata ibu dulu Mbah Kakung (panggilanku untuk bapak dari ibu) pernah bilang, kalau mbah Kakung ingin ada cucunya yang kuliah di UGM dan bisa menduduki jabatan melebihi jabatan simbahnya (saat itu simbah memiliki jabatan sebagai Kepala Bidang di sebuah Dinas Pemerintahan Kota Yogyakarta). Dan diantara cucu-cucunya simbah yakin itu adalah anak dari ibuku.

Tidak jauh berbeda dengan simbah kakung, mbah Suto (panggilan untuk bapak dari bapakku) dari awal sudah yakin kalau aku akan masuk ditempat itu. Mbah Suto juga pernah bilang ke Ibu, kalau beliau pengen punya cucu yang kuliah di UGM biar seperti sodara-sodaranya yang lulusan UGM yang bisa sukses dan punya jabatan yang tinggi. 

Dari cerita ibu, aku seperti mendapatkan kekuatan besar untuk berjuang ditempat ini. Begitu banyak harapan dari orang-orang yang menyayangiku. Berkat doa merekalah aku berada disini, jadi amanah ini sudah seharusnya dijalankan sebaik mungkin. Mungkin berat (karena tidak sesuai keinginan) tetapi akan ada kemudahan bagi orang yang bersungguh-sungguh dan berdoa....

2013, cerita baru dan perjuangan baru. Ibu, Bapak, dan Simbah itulah kekuatan yang sebenarnya.

"Kamu bisa melakukannya Jika kamu meyakininya." 
(Azahra Bustan)

0 komentar:

Posting Komentar

Foto Saya
Azahra Bustan
Lihat profil lengkapku

Pengunjung

Blog Archive

Visitor

Flag Counter

Follow Me

Diberdayakan oleh Blogger.