Pages

Kamis, 23 Agustus 2012

PostHeaderIcon Mencari Nikmat Tuhan

Setiap malam mencoba merenung. Berpikir apakah ada yang salah dengan hari ini ?

Diam... dan akhirnya tersadar...
Dulu berbeda sekali dengan sekarang. Sangat berbeda. Semua nikmat yang dulu tak pernah terasa, kini mulai terasa. Kasih sayang Allah yang tiada tara. Sungguh bahagia...

Lalu, mencoba bertanya, "kenapa ini bisa terjadi?"
Aku yang dulu seperti itu, bisa menjadi seperti ini. Yang tak didapat didahulu, akhirnya teraih dimasa kini. Lalu, "Karena apa?"

Flashback,

Siapa aku dulu ?
Seperti apa aku dulu ?
Mau ku apa dulu ?

Pertanyaan yang membuatku tersadar, bahwa Allah punya banyak cara untuk menyadarkan hamba Nya...
Semua berubah sejak saat itu, ya sejak saat itu. Saat semua masalah datang bertubi-tubi, semua kekecewaan datang menghampiri, dan semua kegelisahan tak mau menepi. Aku yang dulu, aku dengan masa laluku.


Lagi-lagi Allah memelukku dengan cinta Nya,
Ya..ku putuskan untuk membalas pelukan Nya. Pelukan yang sangat hangat, hingga membuatku nyaman. Aku berhijrah...

Ku pelajari kitab-kitab Nya yang mulai jarang ku sentuh. Ku patuhi perintah Nya yang dulu sedikit ku langgar. Ku putuskan untuk mengenal Nya lebih jauh.

Bermula dari jilbab. 
Jilbab pendek ku, ku ganti agak panjang. Lama berproses akhirnya selembar kain tipis dan terawang itu, ku tambah selembar lagi hingga rambutku tak lagi terlihat. Bajuku yang kekecilan tak pantas pakai, ku simpan dalam almari. Ku pilih baju longgar tak berlekuk untuk menggantinya. Celana jins kesayangan, mulai kusimpan dalam balutan kain longgar bernama rok. Dan kedua kaki ku, mulai ku kenalkan dengan kaos kaki warna warni nan lucu.

Semua itu tidak singkat kawan... prosesku tak sesingkat seperti aku menuliskan kisah ini. Lama dan penuh perjuangan, perjuangan batin dan prasangka.

Tak hanya itu, aku belajar tentang Tuhan. Ya, Allah Tuhan ku.
Memupuk iman, ikhlas, dan kesabaran dari setiap doa. Suntikan tausiyah dan kajian menambah semangat untuk semakin menapaki jalan Nya.

Aku berhijab..
Perlahan ku patuhi perintah Nya. Tak ada lagi boncengan dengan yang bukan muhrim (mahrom), sedikit-sedikit berkurang sentuhan dengan lawan jenis (walaupun ini masih sering terjadi), dan tak ada lagi niatan untuk berpacaran.

Semua itu berjalan begitu saja setelah ku rubah penampilanku. Penampilan yang dulu amburadul. Dia memberikan kemudahan untuk ku melangkah, kemanapun aku akan melangkah. Tak singkat, lagi-lagi tak singkat kawan. Prosesku lama... tapi aku menikmatinya.

Apa yang kudapat?
Mimpiku ! ya, aku mendapatkan semua mimpiku, perlahan.
Kasih sayang yang mati telah bersemi. Persahabatan yang terkoyak mulai terajut kembali. Dinginnya keluarga, telah menghangat lagi. Dan dia yang pergi kini kembali. Maka nikmat Allah mana yang saya dustakan? Semuanya karena aku telah kembali, maka Dia mengembalikan semuanya padaku.

Susah payah ku mencari, ternyata kuncinya hanya kembali. Allah peluklah aku lagi, jangan biarkan aku pergi. Peluklah mereka, mereka yang ingin merasakan hangatnya pelukan Mu, agar mereka mengerti, nikmat Mu sungguh tak tertandingi.


#secuil kisah dari masa lalu. sebuah kisah perjalanan hidup. cerita ku yang mencari nikmat Tuhan ku.

0 komentar:

Posting Komentar

Foto Saya
Azahra Bustan
Lihat profil lengkapku

Pengunjung

Blog Archive

Visitor

Flag Counter

Follow Me

Diberdayakan oleh Blogger.