Rabu, 01 Agustus 2012
Keajaiban Sebuah Doa
09.33.00 | Writer
Azahra Bustan |
Edit Entri
Teringat
sebuah kata, ketika seorang teman merasakan suatu hal yang pernah dirasa.
Goresan akan sebuah luka. Mencoba berbagi kisah, semoga bermanfaat....
Kala
itu sebuah firasat sempat mampir memberi tanda. Sebuah permainan hati yang
menggagu jiwa. Tak menyesal, sungguh tak menyesal, karena akhirnya membuatku
percaya akan keajaiban sebuah doa.
Hati
yang terluka, dengarlah... Sebuah kisah yang pernah ku rasa. Taburan benih
seseorang yang belum sempat ku semai (kala itu). Harapan hanyalah tinggal
harapan, tinggalah sejumput luka yang membekas. Aku kuat, ya kala itu aku kuat.
Ada seseorang yang telah membentengiku dengan subuah kata. Menjadikannya
penawar luka yang telah ada. Sebuah kata penyemangat dari sahabat.
Penyemangat yang hadir sebelum adanya luka.
Cerita
mengalir kala itu. Menumpahkan segala rasa yang ada, hingga sahabatku berkata :
"jangan sampai sebuah rasa menjadikan dirimu dilema". Ya, dilema,
hingga membuatmu trauma. Penataan hati itu perlu, untuk berjaga-jaga
jika kamu tak berlabuh dihatinya. Terlebih lagi aku adalah wanita yang mudah
tergores luka.
Wejangan
pun mengalir begitu saja. . .
Tiada tempat terbaik untuk meminta selain kepada Sang Maha Kuasa, Pemilik Hati Setiap JiwaAllah, ya Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Pembolak-Balik HatiTiada tempat yang pantas untuk meminta, kecuali kepada NyaAllah jauh lebih tahu tentang kita dan apa yang kita inginkan
Memang wejangan itu terdengar klise,
tapi jika mampu meresapi setiap kata, akan ada keikhlasan dihati, keikhlasan
untuk siap menerima apa yang terjadi.
Sahabatku berkata, kita hidup itu
perlu usaha dan doa. Lagi-lagi ini terdengar klise. Tapi dengarlah
kelanjutannya...
Doa, jangan pernah kita sepelekan sebuah doa. Ingat, keajaiban
doa itu nyata bagi setiap jiwa yang percaya. Mintalah untuk selalu dalam
penjagaan Nya, seperti ini doanya :
Ya Allah, Tuhan Pembolak Balik Hati,Berikanlah Hamba mu ini laki-laki (perempuan) yang kuat dan baik iman dan akhlaknyaJadikanlah orang yang hamba kasihi itu, orang yang taat pada Mu dan Sayang kepadakuBaikkan apa yang belum baikJika dia jauh, dekatkanlahJika dia pergi,kembalikanlah pada HambaSesungguhnya, Engkau lebih mengetahui apa yang hamba sedang minta ini
Percayalah, doa bisa mengubah
takdir...
Usaha (Ikhtiar), ya jangan pernah melupakan ikhtiar. Bukan ikhtiar mengejar
dia, sungguh bukan. Tetapi ikhtiar memperbaiki diri...
Jadikanlah diri mu itu lebih baik, pribadi yang penuh kasih sayang, pandai dalam penampilan, baik dalam berakhlak, pintar dan tidak sombong. Sehingga kamu menjadi lebih menarik dimatanya.
Itu akan membuat kita jauh lebih
berharga, tidak hanya dimata manusia tapi juga dimata Sang Pencipta.
Ya, sekali lagi aku percaya akan keajaiban
sebuah doa. Siapa yang bersungguh-sungguh meminta kepada Nya, Dia pasti
akan mengabulkan. Semua berjalan beriringan, Doa dan Usaha ... Dia akan menjadi
nyata, selama kita percaya, :)
Inilah sekelumit perjalanan hidup,
semoga bisa menjadi pelajaran bagi setiap orang yang membaca. Terimakasih untuk
sahabat, sahabat yang selalu menjadi kekuatan untuk menapaki kerasnya
kehidupan. Wahyu Adi Sugiyanto, thanks Bro... Semoga Allah menjadikan
ini sebagai amal jariyah mu kelak... :)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar