Pages

Rabu, 01 Agustus 2012

PostHeaderIcon Keajaiban Sebuah Doa


Teringat sebuah kata, ketika seorang teman merasakan suatu hal yang pernah dirasa. Goresan akan sebuah luka. Mencoba berbagi kisah, semoga bermanfaat....


Kala itu sebuah firasat sempat mampir memberi tanda. Sebuah permainan hati yang menggagu jiwa. Tak menyesal, sungguh tak menyesal, karena akhirnya membuatku percaya akan keajaiban sebuah doa.


Hati yang terluka, dengarlah... Sebuah kisah yang pernah ku rasa. Taburan benih seseorang yang belum sempat ku semai (kala itu). Harapan hanyalah tinggal harapan, tinggalah sejumput luka yang membekas. Aku kuat, ya kala itu aku kuat. Ada seseorang yang telah membentengiku dengan subuah kata. Menjadikannya penawar luka yang telah ada. Sebuah kata penyemangat dari sahabat. Penyemangat yang hadir sebelum adanya luka.


Cerita mengalir kala itu. Menumpahkan segala rasa yang ada, hingga sahabatku berkata : "jangan sampai sebuah rasa menjadikan dirimu dilema". Ya, dilema, hingga membuatmu trauma. Penataan hati itu perlu, untuk berjaga-jaga jika kamu tak berlabuh dihatinya. Terlebih lagi aku adalah wanita yang mudah tergores luka. 


Wejangan pun mengalir begitu saja. . .


Tiada tempat terbaik untuk meminta selain kepada Sang Maha Kuasa, Pemilik Hati Setiap Jiwa
Allah, ya Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Pembolak-Balik Hati
Tiada tempat yang pantas untuk meminta, kecuali kepada Nya
Allah jauh lebih tahu tentang kita dan apa yang kita inginkan


Memang wejangan itu terdengar klise, tapi jika mampu meresapi setiap kata, akan ada keikhlasan dihati, keikhlasan untuk siap menerima apa yang terjadi. 


Sahabatku berkata, kita hidup itu perlu usaha dan doa. Lagi-lagi ini terdengar klise.  Tapi dengarlah kelanjutannya...


Doa, jangan pernah kita sepelekan sebuah doa. Ingat, keajaiban doa itu nyata bagi setiap jiwa yang percaya. Mintalah untuk selalu dalam penjagaan Nya, seperti ini doanya :


Ya Allah, Tuhan Pembolak Balik Hati,
Berikanlah Hamba mu ini laki-laki (perempuan) yang kuat dan baik iman dan akhlaknya
Jadikanlah orang yang hamba kasihi itu, orang yang taat pada Mu dan Sayang kepadaku
Baikkan apa yang belum baik
Jika dia jauh, dekatkanlah
Jika dia pergi,kembalikanlah pada Hamba
Sesungguhnya, Engkau lebih mengetahui apa yang hamba sedang minta ini


Percayalah, doa bisa mengubah takdir...


Usaha (Ikhtiar), ya jangan pernah melupakan ikhtiar. Bukan ikhtiar mengejar dia, sungguh bukan. Tetapi ikhtiar memperbaiki diri...


Jadikanlah diri mu itu lebih baik, pribadi yang penuh kasih sayang, pandai dalam penampilan, baik dalam berakhlak, pintar dan tidak sombong. Sehingga kamu menjadi lebih menarik dimatanya.

Itu akan membuat kita jauh lebih berharga, tidak hanya dimata manusia tapi juga dimata Sang Pencipta.


Ya, sekali lagi aku percaya akan keajaiban sebuah doa. Siapa yang bersungguh-sungguh meminta kepada Nya, Dia pasti akan mengabulkan. Semua berjalan beriringan, Doa dan Usaha ... Dia akan menjadi nyata, selama kita percaya, :)


Inilah sekelumit perjalanan hidup, semoga bisa menjadi pelajaran bagi setiap orang yang membaca. Terimakasih untuk sahabat, sahabat yang selalu menjadi kekuatan untuk menapaki kerasnya kehidupan. Wahyu Adi Sugiyanto, thanks Bro... Semoga Allah menjadikan ini sebagai amal jariyah mu kelak... :)
 

0 komentar:

Posting Komentar

Foto Saya
Azahra Bustan
Lihat profil lengkapku

Pengunjung

Blog Archive

Visitor

Flag Counter

Follow Me

Diberdayakan oleh Blogger.