Pages

Jumat, 20 Juli 2012

PostHeaderIcon Spesial Untuk Adik Tercinta

Marhaban Ya Ramadhan... Selamat Datang Bulan Penuh Berkah ..

Bulan dimana setiap umat menanti, Bulan dimana setiap jiwa mengabdi. Allah, Allah, Allah, tempat setiap jiwa meminta. Hati begitu tenang menyambut Nya, damai... 

Iman, inilah waktu menambah iman. Takwa, inilah saatnya membuktikan ketakwaan. Indahnya Islam mengalir disetiap aliran darah dan ketenangan jiwa. 

Marhaban ya Ramadhan...
Tempat jiwa ini menjaga. Tempat hati ini berikhlas. 

Tepat 1 Ramadhan, insyaallah sebuah pilihan sudah mantab. Trimakasih Allah :). Diskusi panjang, perang batin, tangisan jiwa, semua berakhir bahagia. Allah punya cara untuk menguji hamba Nya. 

Sahabat, Saudaraku... Terimakasih. Adiku yang terlihat keras berhati lembut menguatkan keimananku. Bentengku yang rapuh perlahan telah direnov. Ke tidak ikhlasanmu membuatku percaya kau teramat menyayangiku. Doa mu agar aku bertahan mendapatkan yang terbaik membuatku percaya Allah punya rencana. Suportmu untuk mimpi-mimpiku membuatku yakin aku akan mendapatkannya.

Adiku... walaupun kita berbeda 'kendaraan' untuk merengkuh cinta Nya, tapi itu tidak akan pernah membuat kita terpisah. Walaupun dalam tubuh kita mengalir darah yang tak sama, namun hati kita akan selalu terpaut dalam satu nama. Kita manusia sederhana yang ingin mencintai Nya...


Adiku... terimakasih... Usahamu untuk menjagaku pada jalur kanan. Berat memang, tapi aku yakin akhir penantian kita akan indah. Mimpi yang pernah kita bagi kala itu... Iman, ya semua berlabuh pada keimanan.

Teringat sebuah proses yang pernah kita jalani. Penuh dengan tantangan. Ujian datang bertubi-tubi. Mencari jati diri. Tangisan akan sebuah kebimbangan, menentukan jalur yang akan dilewati. Tak lagi pasir dan kerikil, bongkahan batu besar pernah kita lalui. Dulu kita sangat 'jadul' tentang iman, berpikir semuanya tak akan ada masalah. Kini, kita sudah berubah, menjadi lebih dewasa. Tak semudah dulu, dimana semuanya terasa mudah untuk dilalui. Jalan kita kini begitu terjal, karena kita sedang berjuang menjadi punggawa dakwah. Mencoba berada dibarisan depan, melawan semua ketakutan...

Adiku, kau begitu istimewa untuku... Sekali lagi Jazakillah khairan Katsiran... Semoga Allah selalu merahmatimu... memberikan keridhoan Nya untukmu ...

Dan ditempat ini aku hanya ingin bilang, aku teramat mencitaimu... Adiku ... :')


2 komentar:

Anonim mengatakan...

aduh... aq speechless... aq juga mencintaimu mbah...
sosok kakak yang tidak pernah ada selama ini, selama delapan belas tahun berlalu...

jalan kita emang panjang, berliku, berbatu, dan penuh luka...
jadi inget kata pak dodi, kalo mencari jodoh, sahabat, itu cari lah yang berbeda karena perbedaan itu akan saling melengkapi.. itu jg salah satu jawaban untuk pertanyaan emprit yang dlu pernah mempertanyakan kenapa aku yang keras dan mbah yang lembut bisa deket begitu....
nah... kayak itu jawaban yang tepat untuk kebingungan dia....
aq jg baru sadar... wkwkwkwk... XD

Azahra Bustan mengatakan...

hahaha... sebenernya aq yg lebih speechless neng. Dari awal rasa sakit itu ada sampai sekarang, si eneng tetep kekeh dg ketidak ikhlasan itu :D

iya, ternyata memang yang paling cocok adalah yang berbeda karena bisa saling melengkapi... walaupun kadang juga .... (isi sendiri :P )

Posting Komentar

Foto Saya
Azahra Bustan
Lihat profil lengkapku

Pengunjung

Blog Archive

Visitor

Flag Counter

Follow Me

Diberdayakan oleh Blogger.