Pages

Rabu, 23 Mei 2012

PostHeaderIcon Curhatku Opiniku


Hemt, tiba-tiba terbayang banyak hal tentang pernikahan. Efek udah kepala dua kali ya ? :P
Siapa sih yang gak terpikir tentang pernikahan. Membayangkannya pun sungguh menyenangkan, apalagi melakukannya (haduuuh). Walaupun sebenarnya aku yakin, menjalani pernikahan itu gak seindah dan semudah yang terlihat. Cobaan itu pasti ada tapi yang terpenting adalah cara untuk menghadapi cobaan itu. Jika setiap pasangan mampu memahami satu sama lain, mampu mengisi setiap kekosongan pasangannya, aku rasa masalah dalam pernikahan itu akan dihadapi dengan mudah.


Dari sudut pandang remaja 20 tahun nih ya, pernikahan itu adalah kehidupan baru dimana setiap orang didalamnya bersifat mengikat satu sama lain. Mengikat disini artinya mereka saling bertanggungjawab, jika pasangannya bersedih dia wajib menghibur, jika pasangannya gembira dia akan ikut bahagia.


Setiap orang tentu punya keinginan sendiri kapan mereka menikah. Ada yang ingin nikah muda, atau ingin menikah disaat usia benar-benar matang. Aku sendiri sih ingin menikah diusia 25 tahun, maksimal sih, tapi kalau ada yang mengkhitbah sebelum itu dan aku cocok sih mau-mau aja. Dari pada pacaran dosa ?? iya kan :D.

Alhamdulillah sampai sekarang aku belum pernah kena dosa pacaran.
Entah kenapa setiap akan pacaran pasti ada sesuatu yang membuat kami tidak pacaran. Entah kami yang sudah tidak pernah bertemu lagi setelah lulus, dia sudah punya pemilik hati, atau bahkan masalah agama.

Sangat bersyukur untuk itu. Rasanya seperti dijaga oleh Allah dan suatu hari nanti Allah akan mengirimkan seseorang yang akan menghalalkan diriku untuknya. Banyak sekali cerita tentang itu, dan semua cerita itu selalu menjadi pembelajaran buat ku. Membuat prinsipku semakin kuat, sikapku semakin dewasa, dan tentunya tidak tergesa-gesa dalam memilih pasangan.

Sebenarnya sih sederhana alasan utama aku gak mau pacaran. Selain dosa, aku berpikir pacaran itu buang-buang waktu. Bisa dibayangkan, kalau kita gak jadi menikah dengan pacar kita tadi, apa waktu yang kemarin-kemarin itu gak sia-sia ? mending nikah dari pada harus berlama-lama pacaran. Tapi walaupun aku gak mau pacaran, bukan berarti aku mau menikah dengan orang yang baru aja aku kenal. Jujur aku takut. Dalam pandanganku, seorang yang terlihat “ikhwan/akhwat” belum tentu tidak akan menyakiti dan begitu juga sebaliknya, seorang yang awam pun juga belum tentu akan selalu menyakiti.

Aku yakin akan satu hal. Pasangan yang baik adalah pasangan yang rela berubah menjadi baik demi orang yang dicintainya. Jika mendapatkan orang yang seperti itu, bersyukurlah dan satu hal yang selalu aku lakukan >> Pilihlah orang itu dengan hati. Jika hati berkata “ya” maka laksanakan, jika “tidak” maka abaikan. Karena aku percaya, Allah membimbing kita lewat hati..


0 komentar:

Posting Komentar

Foto Saya
Azahra Bustan
Lihat profil lengkapku

Pengunjung

Blog Archive

Visitor

Flag Counter

Follow Me

Diberdayakan oleh Blogger.